Dari Ikut Kumpul Blogger Seedbacklink, Jadi Tahu Tentang Wardah Skinverse 3.0: Skin Longevity Clinic
Hari ini saya berkesempatan ikut kumpul blogger yang diinisiasi oleh Seedbacklink. Berkat event ini, saya jadi dapat mengunjungi Wardah Skinverse 3.0: Skin Longevity Clinic yang digelar di SPAC8, Ashta District 8, Jakarta. Event ini berlangsung pada 29 September hingga 6 Oktober 2026.
Awalnya saya membayangkan akan menemukan event skincare seperti pada umumnya: melihat produk, mencoba berbagai macam skincare, kemudian mungkin mendapatkan rekomendasi produk yang cocok dengan jenis kulit.
Ternyata konsepnya jauh lebih menarik.
Wardah Skin Longevity Clinic membawa perspektif yang berbeda: merawat kulit bukan hanya tentang apa yang kita aplikasikan ke wajah, tetapi juga bagaimana kita menjalani kehidupan sehari-hari.
Enam Protokol untuk Memahami Kebutuhan Kulit
Saat berada di area clinic, saya sempat ngobrol dengan beberapa kakak yang bertugas di tenant. Dari obrolan tersebut, saya baru mengetahui bahwa pengunjung diajak melewati beberapa protokol untuk melihat berbagai aspek yang berkaitan dengan kesehatan kulit.
Ada Move Protocol, yang mengajak kita melihat hubungan antara aktivitas fisik dan kesehatan tubuh.
Kemudian ada Eat Protocol, yang menarik karena mengingatkan bahwa apa yang kita konsumsi juga menjadi bagian dari perjalanan merawat kulit.
Ada juga Sleep Protocol yang membuat saya berpikir ulang tentang kebiasaan tidur. Buat yang masih sering begadang, mungkin ini bagian yang cukup "menampar". 😅
Selanjutnya ada Rest Protocol, yang membawa kita pada aspek pemulihan dan relaksasi.
Setelah itu ada Consultant Protocol, yaitu kesempatan untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai kondisi dan kebutuhan kulit.
Terakhir, ada Formulated Protocol. Di bagian ini, rekomendasi perawatan dapat dibuat lebih personal berdasarkan kebutuhan kulit setelah melalui rangkaian konsultasi.
Jadi, pendekatannya bukan sekadar apa masalah yang biasa timbul dan apa produknya, tetapi melihat terlebih dahulu permasalahan apa yang kita alami lalu diberikan produk yang paling tepat untuk itu.
Itulah mengapa namanya Clinic. Dan menurut saya, di sinilah menariknya konsep Skin Longevity Clinic.
Kulit Sehat Dimulai dari Gaya Hidup
Dari pengalaman saya mengikuti rangkaian di event ini, satu hal yang cukup saya tangkap adalah bahwa skin longevity tidak bisa dilepaskan dari lifestyle.
Misalnya saja tidur.
Kita mungkin sibuk mencari skincare untuk mengatasi wajah yang terlihat lelah, tetapi di sisi lain masih sering begadang. Atau kita menggunakan berbagai produk perawatan, tetapi pola makan dan aktivitas sehari-hari belum terlalu diperhatikan.
Begitu juga dengan stres.
Ketika aktivitas sedang padat dan pikiran penuh, tubuh tentu ikut merasakan dampaknya. Karena itu, menjaga kesehatan kulit rasanya memang tidak cukup hanya dilakukan dari luar.
Skincare penting, tetapi lifestyle juga punya peran.
Konsep inilah yang kemudian terasa cukup kuat sepanjang pengalaman saya di Wardah Skin Longevity Clinic.
Ada Move, Ada Eat, dan Ada Nutrition Wheel
Salah satu bagian yang menarik perhatian saya adalah area Nutrition Wheel.
Di sini pengunjung diajak melihat kembali hubungan antara makanan dan kesehatan kulit. Ada pembahasan mengenai berbagai aspek nutrisi, termasuk pola konsumsi makanan dan faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam menjaga kesehatan tubuh.
Saya juga menemukan beberapa produk dari Tropicana Slim, mulai dari collagen drink hingga produk makanan seperti beras porang dan spread rasa tiramisu.
Buat saya, pesan yang bisa diambil cukup sederhana: perawatan kulit juga perlu dibarengi dengan perhatian terhadap apa yang masuk ke dalam tubuh.
Bukan berarti harus tiba-tiba mengubah seluruh pola makan dalam satu malam. 😄 Tetapi mungkin bisa dimulai dari kebiasaan kecil—misalnya lebih memperhatikan konsumsi gula, memperbanyak makanan bergizi, dan membangun pola hidup yang lebih seimbang.
NAD+ dan Konsep Skin Longevity
Hal lain yang cukup mencuri perhatian saya adalah pendekatan NAD+ yang menjadi salah satu bagian utama dari konsep klinik ini.
Dari materi yang ditampilkan di area event, NAD+ diperkenalkan dalam konteks skin longevity dan perawatan kulit yang lebih menyeluruh. Bahkan salah satu produk yang saya lihat adalah serum dengan kandungan NAD+ + Carnosine + Cysteamine.
Menariknya, pengalaman di sini tidak berhenti pada produk skincare.
Pengunjung justru diajak melihat bahwa perjalanan menuju kulit yang sehat dan terawat merupakan kombinasi dari berbagai hal: bergerak, makan dengan lebih baik, tidur cukup, beristirahat, berkonsultasi, kemudian mendapatkan perawatan yang lebih personal.
Demikianlah tulisan singkat tentang pengalaman saya datang ke acara Kumpul Blogger Seedbacklink plus mengunjungi Wardah Skincare Clinic.
Menurut saya acara kumpul blogger ini unik dan seru. Sebab, kita tidak hanya kumpul kumpul kongkow,tetapi juga menulis review langsung berdasarkan pengalaman. Dalam hal ini, mengunjungi langsung Wardah Skincare Clinic dan membuat review atau kesannya.
Kalau kamu penasaran dengan konsepnya, Wardah Skinverse 3.0: Skin Longevity Clinic masih berlangsung sampai 6 Oktober 2026 di SPAC8, Ashta District 8, Jakarta.

Posting Komentar untuk "Dari Ikut Kumpul Blogger Seedbacklink, Jadi Tahu Tentang Wardah Skinverse 3.0: Skin Longevity Clinic"
Posting Komentar